← Semua panduan
Akuntansi

Jurnal tabungan santri

Mencatat tabungan santri di buku besar sebagai titipan (kewajiban): saldo awal dengan pratinjau, setor/tarik otomatis, dan penyesuaian bila saldo tidak sama.

Untuk: Bendahara

Diperbarui 9 Oktober 2026

Untuk bendahara dan admin pesantren yang mengelola menu Akuntansi.

Untuk apa?

Tanpa fitur ini, setoran dan penarikan tabungan hanya tercatat di menu Keuangan > Tabungan dan Rekap Tabungan. Buku besar tidak tahu ada uang santri yang dititipkan, sehingga Neraca tidak menampilkannya.

Setelah fitur ini diaktifkan, uang tabungan masuk Neraca sebagai titipan santri (kewajiban). Uang itu milik santri, jadi bukan pendapatan dan tidak menambah Laba Rugi.

Fitur ini tidak aktif sampai bendahara menyalakannya. Pesantren yang sudah mencatat tabungan lewat jurnal manual tidak terkena perubahan apa pun.

Cara pencatatannya

Kejadian Debit Kredit
Setoran oleh petugas Akun kas setor/tarik (bawaan 1101 Kas Pesantren) Titipan Tabungan Santri
Setoran online (VA/QRIS) Akun pembayaran online (kartu "Pembayaran online dan saldo dompet") Titipan Tabungan Santri
Penarikan oleh petugas Titipan Tabungan Santri Akun kas setor/tarik
Pindah ke dompet Kantin Titipan Tabungan Santri Titipan Saldo Dompet Santri
Pindah ke dompet ditolak Kantin (saldo kembali) Titipan Saldo Dompet Santri Titipan Tabungan Santri

Sebelum memulai

  1. Buka Akuntansi > Pengaturan Jurnal Otomatis, lalu cari kartu Tabungan santri.
  2. Atur dua akun berikut. Keduanya boleh dibiarkan bawaan.
    • Akun titipan tabungan. Bawaannya "Titipan Tabungan Santri" (kode 21xx), yang dibuat otomatis. Tombol Buat akun membuatnya sekarang. Bila pesantren sudah punya akun titipan tabungan di Daftar Akun, pilih akun itu.
    • Akun kas setor/tarik oleh petugas. Ini tempat uang tabungan disimpan, misalnya kas tabungan atau rekening bank khusus tabungan. Bawaannya 1101 Kas Pesantren.
  3. Bila santri memakai dompet Kantin, buka kartu Pembayaran online dan saldo dompet. Pada Bayar pakai saldo dompet santri, pilih akun titipan dompet; tombol Buat akun membuat "Titipan Saldo Dompet Santri".
    • Tanpa langkah ini, saldo yang dipindah dari tabungan ke dompet lalu dipakai membayar tagihan akan tercatat dua kali di kas.
    • Kartu Tabungan santri menampilkan peringatan kuning selama kanal itu masih memakai akun aset.
  4. Tekan Simpan Pengaturan.

Memulai jurnal tabungan

  1. Di kartu Tabungan santri, tekan Mulai jurnal tabungan….
  2. Periksa tabel pratinjau. Isinya per unit:
    • Saldo tabungan: total saldo semua rekening tabungan.
    • Tercatat di akun titipan: saldo akun titipan menurut jurnal yang sudah ada. Biasanya Rp 0, kecuali pesantren pernah menjurnal manual ke akun itu.
    • Akan dijurnal: selisih keduanya, yang menjadi saldo awal.
  3. Isi Tanggal jurnal. Biasanya hari ini. Tanggal tidak boleh setelah hari ini, dan tidak boleh di bulan yang sudah Tutup Buku.
  4. Isi Uang tabungan saat ini disimpan di. Ini akun lawan saldo awal (debit).
    • Biasanya sama dengan akun kas setor/tarik.
    • Bila uang tabungan pernah dicatat ke kas lewat jurnal manual dengan lawan akun lain, pilih akun lawan itu supaya kas tidak tercatat dua kali.
  5. Tekan Ya, mulai jurnal tabungan, lalu konfirmasi.

Hasilnya:

Bila saldo tidak sama

Saat jurnal tabungan aktif, kartu Tabungan santri selalu membandingkan saldo tabungan dengan akun titipan. Bila keduanya tidak sama, muncul peringatan kuning. Penyebab yang mungkin:

Tekan Buat jurnal penyesuaian…. Langkahnya sama dengan memulai, dan hasilnya jurnal dengan referensi TAB-SESUAI-.

Membatalkan

Yang tidak berubah

Apakah panduan ini membantu?

Masih ada yang belum jelas?

Hubungi tim kami dari menu Bantuan & Dukungan di aplikasi E-Pesantren, atau lewat WhatsApp.