← Semua panduan
Aplikasi Cek Santri (Wali)

Mengajukan izin santri dan kunjungan wali

Untuk wali santri: mengajukan izin keluar atau pulang untuk anak, mendaftar kunjungan pada jadwal yang dibuka pesantren, lalu memantau status persetujuannya di Cek Santri.

Untuk: Wali Santri

Diperbarui 9 Oktober 2026

Panduan ini untuk wali santri. Hasil akhirnya, pengajuan izin atau kunjungan Anda terkirim ke pengurus pesantren dan statusnya bisa dipantau dari aplikasi Cek Santri. Setiap pengajuan perlu disetujui pengurus.

Pastikan Anda sudah masuk (lihat Memasang Cek Santri dan masuk sebagai wali). Menu Kunjungan hanya tampil bila tersedia di pesantren Anda, dan jadwalnya harus sudah dibuka pesantren.

  1. Buka halaman Izin Keluar

    Di beranda, ketuk Izin Keluar, atau buka Lainnya > Izin Keluar. Halaman Perizinan Santri terbuka. Bila Anda punya lebih dari satu anak, pilih anak lewat kotak nama di bagian atas.

  2. Isi formulir izin

    Pada kotak Ajukan Izin Santri, ketuk Ajukan. Pilih Jenis Izin (Sakit, Acara Keluarga, Pulang, atau Lainnya) dan isi Alasan Izin. Tentukan Waktu Mulai dan Waktu Selesai (Batas): pilih tanggal, kemudian jam.

    Tips: Tanggal yang sudah lewat tidak bisa dipilih, dan waktu selesai harus setelah waktu mulai.

  3. Kirim pengajuan izin

    Tambahkan Catatan (Opsional) bila perlu, lalu ketuk Kirim Pengajuan. Muncul pesan Pengajuan izin berhasil dikirim dan Anda kembali ke halaman Perizinan Santri.

  4. Pantau status izin

    Pengajuan tampil di Riwayat Perizinan Asrama dengan status Menunggu. Setelah diperiksa pengurus, status berubah menjadi Disetujui atau Ditolak, lalu Berjalan, dan akhirnya Selesai atau Terlambat bila santri kembali melewati batas waktu. Catatan dari pengurus tampil di bawah kartu.

    Tips: Pengajuan izin yang sudah terkirim tidak bisa dibatalkan dari aplikasi. Hubungi pengurus pesantren bila ada perubahan.

  5. Buka halaman Kunjungan

    Bila tersedia di pesantren Anda, ketuk Kunjungan di beranda atau buka Lainnya > Kunjungan Wali. Halaman Kunjungan Wali Santri terbuka; pilih anak yang ingin dikunjungi, lalu ketuk Ajukan Kunjungan.

    Tips: Bila muncul "Pesantren belum membuka jadwal kunjungan", belum ada jadwal yang bisa dipilih. Hubungi pengurus pesantren.

  6. Pilih jadwal kunjungan

    Pada bagian 1. Pilih Jadwal, jadwal dikelompokkan per tanggal. Ketuk salah satu jam pada tanggal yang Anda inginkan. Setiap jam menampilkan sisa kuota; jam bertanda Penuh tidak bisa dipilih.

    Tips: Bila semua jadwal penuh, tarik layar ke bawah untuk memuat ulang daftar jadwal.

  7. Isi data pengunjung dan keperluan

    Pada bagian 2. Pengunjung, periksa Nama pengunjung (terisi nama akun Anda), pilih Hubungan dengan santri, dan atur Jumlah pengunjung dengan tombol tambah dan kurang. Pada bagian 3. Keperluan, ketik keperluan Anda atau ketuk pilihan cepat seperti Menjenguk.

    Tips: Jumlah pengunjung bisa diisi 1 sampai 20 orang.

  8. Kirim pengajuan kunjungan

    Periksa ringkasan jadwal dan pengunjung di bawah formulir, lalu ketuk Kirim Pengajuan. Pada jendela Pengajuan Terkirim, ketuk OK.

    Tips: Tombol Kirim Pengajuan baru aktif setelah jadwal, nama pengunjung, dan keperluan terisi.

  9. Pantau status kunjungan

    Pengajuan tampil di Daftar Riwayat Kunjungan dengan status Menunggu persetujuan. Bila Disetujui, datang sesuai jadwal dan melapor ke petugas. Bila Ditolak, alasannya tampil di kartu.

    Selama masih menunggu, Anda bisa membatalkannya dengan Batalkan lalu Ya, Batalkan.

    Tips: Anda akan diberi tahu setelah pengajuan disetujui pengurus. Pengajuan yang sudah diputuskan tidak bisa dibatalkan dari aplikasi.

Apakah panduan ini membantu?

Masih ada yang belum jelas?

Hubungi tim kami dari menu Bantuan & Dukungan di aplikasi E-Pesantren, atau lewat WhatsApp.